Budidaya Ikan Efektif dengan Kolam Bulat

Budidaya Ikan Dengan Kolam Bulat / Pinterest

Dulunya kolam pada budidaya ikan selalu dirancang dalam bentuk persegi. Namun setelah terjadi perkembangan berbagai inovasi pada budidaya ikan, telah dirancang rancangan baru kolam budidaya dalam bentuk bulat.

Mengapa kolam bulat lebih efektif?

Karena kolam berbentuk bulat akan mencegah terjadinya badan air yang mati pada setiap bagian kolam. Berbeda dengan kolam persegi, kemungkinan terjadinya badan air yang mati lebih tinggi terutama pada bagian sudut-sudut kolam. Sehingga sirkulasi air pada kolam bulat lebih baik dibanding dengan kolam persegi dimana sirkulasi air yang baik maka akan membentuk perputaran arus yang merata di seluruh bagian kolam.

Kolam bulat cocok diterapkan di semua budidaya ikan dikarenakan ikan akan lebih nyaman berenang pada kolam bulat dimana perputaran arus yang baik menyebabkan ikan akan berenang tanpa menabrak kolam karena kolam bulat tidak memiliki bagian sudut. Hal tersebut dapat meminimalisasi tingkat kestresan ikan. Selain itu kolam bulat juga sangat cocok untuk tempat pembesaran benih ikan.

Kolam bulat dibuat permanen dari semen atau fiberglass. Diameter kolam berkisar 1-10 meter dengan kedalaman yang bervariasi. Diameter kolam dapat disesuaikan dengan lahan yang tersedia, apakah lahannya luas atau sempit, tinggal memperbesar atau memperkecil diameter dan kedalaman yang juga disesuaikan.

Sirkulasi air pada kolam bulat dapat dibuat dari pompa sirkulasi air buatan dengan ukuran 15-40 watt. Debit air dari pompa disesuaikan dengan ukuran volume air dengan ketinggian air sekitar 2,5 cm dari permukaan kolam. Sumber air pada kolam bulat hanya mengalami sirkulasi tanpa adanya pengendapan dan penyaringan. Sehingga perlu dimodifikasi dengan menambahkan media tambahan untuk pengendapan dan penyaringan karena jika air melalui proses pengendapan dan penyaringan akan lebih berkualitas baik dengan lebih banyak mengandung kadar oksigen terlarut dan dan hasil ekskresi ikan dalam air dapat berkurang dibanding yang tanpa adanya proses pengendapan dan penyaringan terhadap air yang digunakan.

Pada pembuatan dinding kolam bulat harus dibuat tegak lurus, halus dan licin. Saluran pembuangan berada di tengah kolam dengan dibuat kemiringan berkisar 2-4 derajat. Saluran pembuangan kolam dibuat dari paralon berukuran 3 inci.

Mengapa saluran pembuangan diletakkan pada tengah kolam?

Karena hal ini akan lebih efektif untuk pembuangan hasil ekskresi ikan ataupun sisa – sisa pakan sehingga tidak akan mencemari air yang kemudian kondisi kualitas air tetap terjaga.

Komponen terpenting pada kolam bulat yaitu saluran pemasukan, lubang pengeluaran, saluran pengeluaran, dan pipa pengaturan. Pada lubang pengeluaran, terdapat saringan sehingga ikan tidak dapat masuk ke dalam lubang tersebut.

Apa kelebihan dari penggunaan kolam bulat pada budidaya ikan ?

Kelebihan kolam bulat adalah sebagai berikut :

  1. Air yang dibutuhkan relatif sedikit karena sirkulasi air pada sistem kolam bulat lebih baik dan lancar.
  2. Perputaran arus seragam dan merata pada setiap bagian kolam. Hal ini dapat meminimalisasi konsentrasi ikan pada satu bagian dimana dapat menyebabkan luka pada ikan apabila terjadi gesekan yang kemudian hal ini dapat menjadi awal dari timbulnya penyakit pada ikan.
  3. Pintu pengeluaran air yang terletak di tengah dasar kolam akan menciptakan perputaran arus yang merata sehingga kualitas air tetap terjaga bersih dan segar.
  4. Kolam bulat menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi karena sistem perairan tetap terjaga dengan kualitas yang baik, tidak mudah tercemar dari pakan atau sisa ekskresi ikan sehingga ikan tidak mudah stres dan tidak mudah terserang penyakit yang akan meminimalisasi kematian ikan.