Budidaya Sedap Malam yang Berpotensi Menjadi Peluang Bisnis

Sedap malam merupakan salah satu jenis bunga potong yang banyak dimanfaatkan dalam penyusunan karangan atau bucket bunga. Anda pasti sudah tidak asing dengan jenis bunga satu ini. Dengan bentuknya yang unik dan baunya yang sedap, bunga ini memiliki peminat yang cukup besar. Anda bisa lihat sendiri jika di setiap toko bunga hias pasti menyediakan bunga sedap malam ini.

[Baca juga: Aglaonema sebagai Tanaman Hias yang Berpeluang Bisnis]

Tanaman sedap malam ternyata mudah dibudidayakan. Permintaannya yang tinggi membuat usaha budidayanya menjadi peluang bisnis yang berpotensi. Tanaman ini juga mampu tumbuh baik di iklim tropis walaupun sebenarnya asal tanaman ini dari daerah Meksiko. Tanaman sedap malam jika dibudidayakan dengan benar akan memiliki susunan bunga pada tangkai yang menarik dan berwarna putih yang cantik, sehingga mampu menarik perhatian konsumen.

Budidaya Sedap Malam

Bagi Anda yang tertarik untuk budidaya sedap malam, agar mendapat hasil yang optimal harus memperhatikan prosesnya secara detail. Tanaman sedap malam akan tumbuh optimal di atas ketinggian tanah 50 m di atas permukaan laut. Kondisi tanah untuk budidaya juga sebaiknya dalam kondisi pH netral. Lahan yang akan digunakan harus diolah terlebih dahulu untuk menghindari gulma dan menjadikan tanah gembur. Lahan bisa dibuat bedengan-bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi 30 cm dengan jarak antar bedengan 30 cm. Bedengan dibuat akan drainase air lancar.

Seminggu sebelum penanam, berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang dengan dosis 20 ton per hektar dan urea 600 kilogram per hektar. Pemberian pupuk dasar bisa dilakukan dengan disebar kemudian ditutup dengan tanah agar tidak run off atau terbawa air. Pemberian pupuk selanjutnya adalah 5 bulan setelah tanam.

Asal bibit sedap malam bisa dihasilkan dari tanaman produksi yang telah berumur lebih dari 2,5 tahun. Bibit ini berupa umbi dan harus dipilih yang keadaannya sehat dengan diameter sekitar 2 cm. Umbi ini dikeringkan dan diberi fungisida untuk menghindari jamur selama 2 minggu. Jika umbi sudah muncul tunasnya, bisa langsung ditanam di bedengan dengan jarak tanam 25 cm. Lakukan penyulaman jika umbi tersebut tidak tumbuh optimal. Selain itu, juga diperlukan penyiangan jika gulma sudah tumbuh.

Panen dan Pascapanen

Tanaman sedap malam akan mulai berbunga pada umur 7-8 bulan setelah tanam. Jika akan dimanfaatkan sebagai bunga potong, panen dapat dilakukan setelah 1-2 kuntum bunga telah mekar.  Pemanenan berikutnya dapat dilakukan setiap 3-7 hari sekali. Setiap rumpun tanam dapat menghasilkan bunga sampai 5 tangkai bunga potong. Masa produktif munculnya bunga ini mencapai umur 2 tahun setelah tanam.

Pascapanen tanaman sedap malam harus sangat diperhatikan demi mendapatkan kualitas bunga terbaik. Hasil panen bunga setelah dipanen harus dibawa ke tempat yang teduh untuk proses sortasi pemisahan bunga berdasarkan kualitasnya. Untuk menjaga kesegaran bunga dapat disimpan di wadah berisi air dengan posisi berdiri agar pangkal tangkai bunga terendam. Selanjutnya, dalam hal pengemasan atau pengiriman juga perlu diperhatikan jangan sampai membuat bunga menjadi layu, suhu harus dijaga tetap rendah dan kelembaban yang tinggi.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Arinda Dwi Yonida

Editor - Mahasiswa Agribisnis UGM - arinda@farming.id.