Bunga Matahari, dengan Keindahan dan Manfaatnya Bisa Menjadi Usaha yang Berpotensi

Bunga matahari / Pixabay

Terdapat beragam jenis bunga di Indonesia. Masing-masing memiliki ciri dan keindahan sendiri untuk dibudidaya serta dimanfaatkan. Salah satu jenis bunga yang memiliki potensi untuk dibudidayakan adalah bunga matahari. Bunga matahari termasuk bunga Muslimah yang memiliki keindahan yang hampir disukai semua orang. Bunga matahari juga dikenal memiliki banyak manfaat dan peluang bisnis untuk dibudidayakan.

Bunga matahari dikenal dengan pertumbuhan dan pergerakannya yang mengikuti cahaya matahari. Oleh karena itu bunga matahari disebut memiliki sifat heliotropis. Tanaman bunga matahari menyimpan hormon yang disebut auksin untuk mengendalikan pertumbuhannya. Namun auksin ini biasanya berjumlah lebih banyak di sisi yang jauh atau tidak terpapar langsung sinar matahari. Hormon ini yang menyebabkan batang bunga matahari hampir selalu tumbuh ke arah sinar matahari. Tetapi untuk tanaman bunga matahari yang sudah mekar penuh tidak lagi memiliki sifat heliotropis tersebut. Meski demikian bunga matahari selalu menghadap ke arah timur.

Apa saja manfaat yang terkandung dalam bunga matahari?

Dengan keindahan yang tidak kalah dengan bunga lainnya, biji bunga matahari ternyata kaya akan nutrisi sehat bagi tubuh. Nutrisi tersebut seperti protein, vitamin E, mineral flat, dan tembaga yang mampu mendukung penurun berat badan. Pada satu ons biji bunga matahari mengandung 22 mikrogram selenium yang berfungsi untuk menjalankan metabolisme, terutama fungsi kelenjar tiroid. Namun kandungan selenium ini juga dapat menyebabkan ruam kulit, kelelahan, dan masalah pencernaan.

  1. Meningkatkan Asupan Serat

Menurut studi di Annals of International Medicine pada Februari 2015 lalu dapat diketahui bahwa serat dari biji bunga matahari yang menyerap air akan memperlancar proses pencernaan. Sehingga lemak-lemak di tubuh bisa menghilang sehingga efektif untuk mendukung penurunan berat badan seseorang. Direkomendasikan mengonsumsi 25 gram biji bunga matahari setiap hari bagi wanita dan 38 gram untuk pria

  1. Menyeimbangkan Gula Darah

Sekitar 75 persen dari total kalori dalam biji bunga matahari berasal dari jenis lemak sehat. Sekitar satu ons biji bunga matahari memiliki 14 gram lemak yang baik untuk melindungi kesehatan jantung serta menurunkan kolesterol.

  1. Meningkatkan Metabolisme

Pharmaceutical Research pada April 2015 lalu melaporkan jika biji bunga matahari mengandung asam klorogenat yang dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Asam klorogenat merupakan antioksidan alami yang mudah dimetabolisme dalam tubuh manusia. Kandungan tersebut juga mampu membantu melawan peradangan.

Bagaimana potensi dari bunga matahari?

  1. Minyak Bunga Matahari

Peluang usaha minyak bunga matahari bisa dikatakan cukup menjanjikan dan menghasilkan. Permintaan produk ini cukup tinggi karena dibutuhkan oleh industri kecantikan dan kesehatan. Minyak bunga matahari sendiri memiliki banyak manfaat dan sangat mungkin untuk bisa dikembangkan menjadi produk olahan lain yang mampu menambah nilai jualnya.

  1. Bunga Matahari sebagai Tanaman Hias

Bunga matahari dipilih menjadi tanaman hias karena memiliki keindahan yang tidak biasa. Banyak penggemar dari bunga matahari ini menanamnya sebagai tanaman hias di rumahnya. Bunga matahari dinilai memiliki perawatan yang mudah sehingga para pencintanya tidak akan repot. Oleh karena itu bunga matahari memiliki peluang untuk dibudidayakan dan dijual untuk dijadikan tanaman hias.

  1. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari sudah dikenal masyarakat luas sebagai bahan konsumsi. Permintaan biji bunga matahari ini juga sangat luas hingga harus mengimpor dari luar. Ini menjadi alasan mengapa budidaya bunga matahari untuk diambil bijinya juga menjadi menjanjikan.

  1. Destinasi Wisata

Dengan keindahan yang dimiliki bunga matahari, muncul peluang usaha untuk dijadikan sebagai destinasi wisata. Jika budidaya bunga matahari dalam jumlah yang banyak dan beragam tentu akan memunculkan pesona alam yang luar biasa. hal ini sudah dipraktekkan di Kediri, Jawa Timur, sebagai salah satu proyek destinasi wisata baru yang diminati para wisatawan.