Bungakan Amaryllis di Luar Musim

Beberapa waktu yang lalu heboh diberitakan bunga amaryllis yang bermekaran di Jogja lantai 2, sebutan keren bagi Gunung Kidul. Namun sayangnya keindahan amaryllis tidak bisa bertahan lama karena ulah pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Bagi yang belum tahu tentang bunga amaryllis, bunga ini merupakan tanaman herba berumbi yang tergolong famili Amaryludaceae dan ordo Liliflorae. Bentuk daunnya besar panjang dan keluar setelah berbunga. Bunga berbentuk terompet dengan warna merah atau putih. Satu tangkai bunga terdiri dari 2 hingga 3 kuntum bunga. Umumnya bunga terbentuk setelah umbi ditanam sebelum daunnya tumbuh. Umbi bunga amaryllis terdiri dari sejumlah sisik yang menutupi tunas secara rapat. Bagian sisik luar umbi merupakan bagian kering yang mati, sedangkan bagian sisik dalam merupakan bagian umbi yang hidup. Hal ini terjadi karena dalam sisik bagian dalam terdapat cadangan karbohidrat, protein, dan lemak. Umbi bunga amaryllis dapat mengalami masa dormansi yang panjang.

Amaryllis dapat tumbuh dan berbunga dalam kondisi tertentu. Amaryllis merupakan jenis tanaman terbuka yang memerlukan sinar matahari penuh. Suhu yang baik untuk tumbuh kembang amaryllis berada pada 18-25 °C saat siang hari dan 15-20 °C saat malam hari. Kondisi tanah yang ditanami harus subur, gembur, dan mengandung bahan organik tinggi. Tingkat keasaman tanah yang baik antara pH 6 hingga 7 atau netral. Persiapan media tanah yang baik dengan menyampurkan dengan kompos 4:1. Penyiraman pada awal pertumbuhan agak sering diberikan pada tanaman. Setelah umur 1 bulan penyiraman mulai dikurangi karena pembungaan akan berakhir supaya merangsang pembungaan. Faktor yang mempengaruhi pembungaan adalah tingkat kematangan umbi, proses pembentukan daun, dan lingkungan.

Cara-cara yang banyak dilakukan untuk induksi pembungaan adalah perlakuan fisik dengan vernalisasi dan perlakuan kimia dengan menggunakan ZPT. Vernalisasi adalah perlakuan suhu rendah selama periode tertentu untuk mengaktifkan pembungaan pada tanaman berumbi yang mengalami masa dormansi. Untuk bunga amaryllis vernalisasi dilakukan selama 6 minggu dengan suhu 4-5 °C. Kandungan protein pada sisik meningkat, hormon-hormon tertentu seperti auksin meningkat, GA meningkat dan sigma bunga tetap namun cenderung tahan suhu yang meningkat. Penggunaan asam giberelin (GA) untuk memecahkan dormansi dan menurunkan tangkai bunga. Pemberian GA dapat juga dilakukan untuk stimulasi pertumbuhan daun pada umur 7 hingga 9 minggu setelah tanam dengan kondisi  400 ppm dalam 24 jam pada umbi mengakibatkan jumlah daun meningkat dan pertumbuhan akar terhambat.

Amaryllis adalah satu satunya genus di subtribe Amaryllidinae (suku bakung-bakungan). Bunga ini merupakan genus kecil dari jenis berbunga lampu dan terdiri dari dua spesies. Dua jenis tersebut lebih dikenal dengan belladonna Amaryllis yang berasal dari wilayah Western Cape Afrika Selatan, khususnya barat daya wilayah berbatu antara lembah Sungai Olifants menuju Knysna. Selama bertahun-tahun ada kebingungan di antara botanis tentang nama generik Amaryllis dan Hippeastrum, salah satu hasil tersebut adalah bahwa nama umum “amaryllis” lebih utama digunakan untuk kultivar dari genus Hippeastrum, banyak dijual di musim dingin karena kemampuan mereka untuk mekar di dalam ruangan. Tumbuhan genus Amaryllis dikenal sebagai belladonna lily, Jersey lily, naked lady, amarillo, lily Paskah di Australia Selatan atau, Maret lily di Afrika Selatan karena memiliki kecenderungan untuk bunga di sekitar bulan Maret.

Secara alami bunga amaryllis tumbuh pada bulan-bulan tertentu saja. Jika di luar musim amaryllis hanya tumbuh daunnya saja dan tidak berbunga, oleh kerena itu tetap rawat dengan baik. Daun yang hijau dan sinar matahari yang cukup akan memebrikan nutrisi yang baik ke umbi. Beberapa umbi amaryllis memang tidak memiliki cukup nutrisi untuk menghasilkan bunga, maka dari itu pemeliharaan dengan baik dan lakukan pemberian waktu istirahat beberapa bulan.

Namun ada cara untuk membungakan amaryllis di luar musim. Berikut ini adalah tips bungakan amaryllis di luar musim,

Riyadi
  1. Cabut umbi amarilis, potong semua daun, akar dan pisahkan semua anakan dari induk umbi dewasa.
  2. Cuci bersih umbi dan kering tiriskan.
  3. Simpan umbi di tempat teduh dan tidak lembab atau basah, misal di lantai dalam ruangan.
  4. Sekitar 20-30 hari masa simpan/dorman umbi akan muncul bakal bunga jika umbi sudah dewasa *foto kanan (bakal bunga tumbuh agak dari samping) dan jika keluar dari tengah persis itu daun (foto kiri).
  5. Siapkan gelas-gelas unik dan isi air sedikit saja ditambah serbuk extrajoos sabagai pelembab umbi dan nutrisi umbi.
  6. Umbi kondisi bakal bunga ditaruh di gelas – gelas unik tadi jika perlu diganjal beberapa batu putih agar kondisi umbi bakal bunga bisa berdiri kokoh sampai mekar bunga. Dengan penampilan minimalis nampak eksotis dipajang di meja ruang tamu, meja kerja, meja makan maupun meja kamar pribadi ala hiasan bunga – bunga berkelas di kamar hotel.
  7. Umbi sudah ditaruh gelas.
  8. Tanam umbi secara konvensional di pot kecil dengan media tanam, sekam, pupuk kandang 1:2:1 kodisi lembab saja. Bisa ditaruh di teras, jika mau ditaruh di meja dapat diberi alas pot agar terkesan selalu bersih.
  9. Bunga tampak mekar.

Begitulah tips menumbuhkan bunga amaryllis di luar musim.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Emeralda Firdausa Wijaya

Graphic Designer - Young Farmer