Cara Mudah Memelihara Koi, Ikan Hias Sejuta Penggemar

Ikan koi merupakan ikan hias famili Cyprinidae yang hidup di air tawar. Ikan koi menjadi primadona dikalangan pecinta ikan ini terutama di negara Jepang dan Cina. Kedua negara tersebut banyak memelihara ikan koi di kolam taman atau di kolam air mancur. Begitu banyak masyarakat yang menyukai ikan ini bahkan ada yang rela mengeluarkan ratusan hingga jutaan rupiah untuk mendapatkan ikan koi yang memiliki kualitas prima. Sehingga banyak masyarakat awam yang mengira ikan ini termasuk ikan mahal. Tidak semua ikan koi merupakan ikan mahal, harga ikan koi ditentukan dengan ukuran dan kualitas warna dari ikan koi maka dari itu ikan koi akan menjadi mahal jika ikan koi semakin besar dan semakin baik kualitas serta corak warna dari ikan koi tersebut.

[Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Lobster dan Karakteristiknya]

Dalam pemeliharaan ikan koi sebagai hobi atau budidaya perlu diperhatikan kualitas airnya karena ikan koi sangatlah rentan terhadap lingkungan terutama kadar oksigen yang apabila mengalami penurunan akan membuat ikan stres dan dapat menyebabkan kematian ikan. Ikan koi dapat dipelihara di kolam, akuarium atau bahkan selokan seperti yang ada di negara Jepang. Kebersihan air perlu diperhatikan dalam pemeliharaan ikan koi sehingga disaat pembuatan kolam harus dirancang dengan membangun sistem filter di kolam tersebut. Pergantian air dan pembersihan tempat pemeliharaan juga harus dilakukan dengan rutin agar tetap menjaga kualitas air. Tempat pemeliharaan ikan koi lebih baik dilakukan ditempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung karena apabila diletakkan di tempat dengan cahaya matahari langsung dapat menyebabkan kepudaran warna terhadap ikan koi dan dapat juga menaikkan suhu air.

Berikut langkah mudah pemeliharaan ikan koi.

  1. Menyiapkan tempat pemeliharaan: tempat pemeliharaan benih, indukan, dan ikan yang baru datang harus disendirikan, tidak boleh digabungkan dengan ikan koi yang lain.
  2. Kualitas air harus dijaga: pemberian sistem filter dan aerasi sangat tepat untuk menjaga kualitas air dan kebersihan air.
  3. Pemberian pakan: pakan ikan koi harus mengandung gizi seimbang, mudah dicerna, mudah diserap oleh tubuh dan mengandung pigmen untuk meningkatkan kecerahan warnanya sehingga sudah ada pakan khusus jenis-jenis ikan koi. Pakan diberikan secara rutin dan teratur dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 2-4 kali.

Dalam pemeliharaan ikan koi sangat diperhatikan apabila ikan koi terserang penyakit. Penyakit ikan koi biasanya berasal dari jamur, bakteri, bahkan virus sehingga penanganannya harus sesuai dengan jenis penyakit apa yang menyerang ikan koi. Ikan koi yang terserang penyakit biasanya disuntikkan obat atau pemberian bahan kimia tertentu. Namun sebelum melakukan pemberian bahan kimia atau penyuntikan obat maka harus diperhatikan gejala yang terjadi pada ikan koi dan pengecekan kualitas air secara akurat.

Ikan koi dalam pasar memiliki harga jual yang tinggi terutama di pasar internasional. Harga satu ekor ikan koi yaitu 300 – 600 ribu rupiah namun dapat juga mencapai jutaan rupiah tergantung kualitas warna ikan koi tersebut. Penggemar ikan koi biasanya mengadakan kontes dimana ikan koi akan dinilai mana yang paling bagus kualitas dan corak warna ikan koi dan kemudian pemenangnya akan mendapatkan reward. Bahkan ada jenis ikan koi termahal sedunia mencapai 50 ribu pounds sterling. Bukankah menarik untuk memelihara ikan koi ini? Memelihara ikan koi bisa menjadi untuk kesenangan pribadi semata atau untuk  dikomersilkan atau bahkan mungkin bisa keduanya. Anda bisa memelihara ikan koi dengan mudah namun harus ada keuletan untuk selalu memberikan perawatan yang terbaik.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Fantria Imrantika

Student of Fisheries Resources Management at Universitas Gadjah Mada.

Leave a Reply

Your email address will not be published.