Ciri-Ciri Tanah Subur yang Baik Digunakan untuk Pertanian

Tanah memiliki peran penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanah berperan sebagai tempat tumbuh tegak tanaman, tempat persediaan air, udara, dan unsur hara, serta tempat hidupnya organisme yang mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanah dapat dikatakan subur apabila sifat, baik fisika, kimia, dan biologis tanaman mampu mendukung pertumbuhan serta dapat meningkatkan produksi tanaman. Tanah yang subur ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

[Baca juga: Jenis-Jenis Tanah untuk Pertanian]

  1. Kadar Hara Tinggi

Hara merupakan salah satu zat yang paling penting dan dibutuhkan tanaman. Tanah harus banyak mengandung bahan organik dan unsur lain yang dibutuhkan tanaman. Hara juga mempengaruhi dan dipengaruhi organisme yang ada dalam tanah. Organisme ini juga berperaSalah satu cara untuk mengetahui ada tidaknya kandungan hara ini bisa dengan melihat dari warna tanah, namun ini bukan patokan utama untuk mengatakan tanah subur atau tidak. Tanah yang mengandung banyak hara biasanya memiliki warna yang khas yaitu cokelat kehitaman.

  1. Kadar pH netral

Tanah yang subur memiliki kadar pH yang netral atau berkisar antara 6,5-7,5. Hal ini berpengaruh pada ketersediaannya berbagai unsur di dalam tanah. Pada kondisi tanah dengan pH netral maka tumbuhan akan lebih mudah menyerap unsur hara dan menjaga keseimbangan mikroorganisme yang terdapat dalam tanah. Apabila tanah terlalu asam maka perlu dilakukannya proses pengapuran agar pH-nya mendekati kondisi normal. Apabila tanah memiliki kadar pH terlalu basa maka perlu pemberian sulfur atau belerang yang biasanya terdapat pada pupuk ZA untuk menetralkan pH-nya.

  1. Tekstur Lempung

Tekstur tanah yang lempung berperan untuk mengikat berbagai mineral sehingga tidak mudah terbawa oleh air sehingga tanah menjadi subur. Selain itu juga kadar tanah harus memiliki kandungan pasir yang mencukupi guna untuk proses drainase dan proses penyerapan ari dalam tanah. Oleh karena itu tanah yang subur seharusnya bertekstur lempung namun tingkat tekstur lempung juga tidak terlalu tinggi karena akan berakibat menggenangnya air yang akan merusak perakaran.

  1. Terdapat Organisme Tanah

Organisme dalam tanah berperan dalam penguraian unsur-unsur yang terkandung dalam tanah dan agar dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Organisme ini juga mampu memperbaiki tekstur tanah sehingga akar tanaman akan lebih mudah untuk bertumbuh. Salah satu contoh organisme tanah ini adalah cacing. Cacing mampu menggemburkan tanah sehingga pertumbuhan tanaman akan lebih optimal.

  1. Mengandung Unsur Mineral

Tanah yang subur memiliki kandungan mineral yang lengkap yang dibutuhkan tanaman. Mineral digunakan untuk bahan baku makanan bagi tanaman. Unsur mineral ini seperti boron, klorin, kobalt, besi, mangan, magnesium, molibdenum, zink dan sulfur. Untuk menguji unsur mineral yang terdapat dalam tanah dapat di uji di laboratorium dengan membawa sampel tanahnya.

  1. Cocok Untuk Berbagai Tanaman 

Salah satu cara untuk mendeteksi tanah yang subur atau tidak secara mudah dapat dilihat secara langsung dari vegetasi tanaman di atas tanah tersebut. Tanah yang subur akan mudah untuk ditanami berbagai jenis tanaman normal. Semakin banyak jenis tanaman yang tumbuh maka mengindikasi tanah semakin subur.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Arinda Dwi Yonida

Editor - Mahasiswa Agribisnis UGM - arinda@farming.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published.