Gelembung Mikro Generator, Meningkatkan Hasil Panen Ikan

Melihat dari permintaan konsumsi ikan semakin meningkat, budidaya ikan menjadi salah satu kegiatan yang menunjang persediaannya. Pertumbuhan penduduk yang semakin cepat dan tingkat pendidikan yang semakin tinggi membuat masyarakat menjadi mengerti akan pentingnya mengonsumsi ikan. Hal tersebut menjadi latar belakang peningkatan jumlah konsumsi ikan di masyarakat. Kegiatan budidaya sebagai pertahanan untuk tetap memproduksi ikan harus dikembangkan. Pengembangan budidaya dilakukan dengan berbagai macam inovasi dan rekayasa teknologi untuk menghasilkan ikan yang berkualitas dan panen yang menguntungkan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pembudidaya.

Sebuah Inovasi teknologi terbaru telah diciptakan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Nabil Satria Faradis, Fajar Sidik Abdullah dan Untari Febrian Ramadhani, untuk sektor budidaya perikanan yaitu Micro bubble generator (MBG) atau Gelembung mikro generator. Micro bubble generator merupakan teknologi yang berfungsi sebagai penghasil oksigen terlarut dalam air dengan ukuran gelembung mikro sekitar 40 mikron lebih kecil dari aerator biasa.

Ukuran gelembung mikro ini membuat oksigen didalam air semakin meningkat dan dapat menyalurkan oksigen dalam kolam secara maksimal karena gelembung udara dapat dihasilkan dari dasar kolam. Dengan oksigen terlarut optimal, kualitas air menjadi meningkat sehingga ikan akan memiliki nafsu makan yang baik, ikan tidak mudah terserang penyakit, serta pertumbuhan ikan semakin optimal karena dapat meningkatkan berat dan panjang ikan sampai 30 persen.

Inovasi teknologi terbaru ini dapat digunakan untuk budidaya ikan yang menggunakan sistem aerasi, seperti sidat contohnya. Sidat sangat rentan terhadap perubahan kadar oksigen, sehingga teknologi ini dapat mempertahankan kualitas oksigen di air dalam kolam agar pertumbuhan ikan sidat semakin meningkat. Selain itu teknologi ini dapat diaplikasikan di lahan sempit yang dapat mendistribusikan oksigen secara merata dan maksimal pada kolam tersebut, serta dapat diaplikasikan di daerah yang minim air untuk meningkatkan kandungan oksigen terlarut dan menyalurkannya secara maksimal. Teknologi ini meningkatkan pertumbuhan ikan yang dapat mempercepat proses panen. Micro bubble generator dapat mempercepat masa panen yang awalnya 2 kali panen menjadi  3 kali panen.

Micro bubble generator tersusun atas rangkaian sederhana yang terdiri dari dua komponen utama yaitu dari pompa dan pipa. Hal tersebut merupakan keunggulan lain dari gelembung mikro generator ini yang termasuk teknologi praktis dan ekonomis.

Teknologi ini sudah dilakukan penelitian di laboratorium akuakultur, Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada serta dilakukan penerapan langsung di kolam pembudidayaan ikan di Cangkringan, Sleman. Saat ini teknologi gelembung mikro generator tersebut dalam tahap pengajuan paten untuk di produksi secara massal bagi pembudidaya ikan agar dapat meningkatkan produktivitas budidaya ikan mereka.

Seperti yang dilansir dari laman ugm.ac.id, Untari berharap dengan adanya inovasi teknologi ini, produksi ikan tahunan menjadi meningkat 50 persen per tahun.  Hal tersebut juga akan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup petani – petani ikan lokal.

“Saat ini kami terus melakukan pengembangan teknologi MBG ini. Kedepan rencananya kami akan menggunakan panel surya untuk pembangkit listrik dan mengembangkan aplikasi berbasis android untuk pengontrolan alat ,” terangnya.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Fantria Imrantika

Student of Fisheries Resources Management at Universitas Gadjah Mada.