Gula Melawan Suket Teki?

Gulma dapat menyebabkan kerugian pada berbagai bidang kehidupan. Pada bidang pertanian, gulma dapat menurunkan kuantitas hasil tanaman.  Penurunan kuantitas hasil tersebut disebabkan oleh adanya kompetisi gulma dengan tanaman dalam memperebutkan air tanah, cahaya matahari, unsur hara, ruang tumbuh dan udara yang menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat. Pertumbuhan tanaman yang terhambat akan menyebabkan hasil menurun. Besarnya penurunan hasil tanaman tergantung pada varietas tanaman, kesuburan tanah, jenis dan kerapatan gulma, lamanya kompetisi dan tindakan budidaya. Di Indonesia penurunan hasil akibat gulma diperkirakan mencapai 10-20%. Gulma juga dapat menurunkan kualitas hasil pertanian akibat tercampurnya biji-biji gulma dengan hasil panen pada saat panen maupun akibat tercampurnya biji-biji gulma sewaktu pengolahan hasil.

Kerugian dari rumput teki (Cyperus rotundus) bukan pada faktor keuntungan atau manfaat rumput teki itu sendiri, namun kerugiannya ada pada jenis kegiatan pertanian. Karena rumput teki (Cyprus rotundus) pada lahan pertanian dianggap sebagai gulma atau tumbuhan yang tidak diinginkan pada suatu populasi tanaman budidaya karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman bahkan dapat menurunkan hasil produksi tanaman.

Hal ini disebabkan karena rumput teki (Cyperus rotundus) mengeluarkan zat tertentu yang sering juga di sebut zat alelopati yang dapat merugikan tanaman pokok. Persaingan gulma pada awal pertumbuhan akan menurunkan atau mangurangi kuantitas hasil, sedangkan pada persaingan dan gangguan gulma menjelang panen berpengaruh besar terhadap kualitas hasil. Perbedaan cara penanaman, laju pertumbuhan dan umur varietas yang ditanam, dan tingkat ketersedian unsure hara juga akan menentukan besarnya persaingan gulma dengan tanaman. Interaksi antara gulma dengan tanaman antara lain menyebabkan gangguan perkecambahan biji, kecambah jadi abnormal, pertumbuhan akar terhambat, perubahan susunan sel-sel akar dan lain sebagainya. Persaingan yang ditimbulkan akibat dikeluarkannya zat yang meracuni tumbuhan lain di sebut alelopati, senyawa-senyawa kimia yang mempunyai potensi alelopati dapat ditemukan disetiap organ tumbuhan, antara lain pada, daun, batang, akar, rhizome, buah, biji dan umbi serta bagian-bagian yang tumbuhan yang membusuk.

Kita pasti selalu dibaut repot jika halaman kita, atau kebun kita dipenuhi oleh gulma yang satu ini. Apalagi ketika memasuki musim hujan. Seringkali masyarakat menggunakan herbisida untuk membasmi gulma ini, tentunya langkah tersebut kurang kurang ramah lingkungan. Berikut ini adalah cara cara membasmi rumput teki dengan cara yang bijak.

Metode ini dilakukan dimusim awal hujan. Metode ini terbukti paling efektif dilakukan diawal hujan dimana tanaman mulai kembali tumbuh. Pada musim itu, rumput teki baru saja bertunas.

  1. Gunakan selang air untuk menyiram halaman Anda.

Anda tidak perlu sampai membuat halaman Anda becek dan tergenang oleh air, namun pastikan penyiraman tersebut membuat tanah lembab dengan merata.

  1. Taburkan gula di halaman Anda dalam gerakan lurus.

Berjalanlah dalam garis lurus di halaman Anda dan melangkah dalam kecepatan yang tetap. Tuangkan gula pasir ke ayakan dan sambil berjalan, goyang-goyangkan ayakan agar gula dapat jatuh dengan merata ke rumput.

Penggunaan gula untuk membasmi rumput teki ladang bukan sebatas metode tradisional saja. Gula dapat “memakan” rumput teki ladang dan di saat yang bersamaan, memelihara mikroba-mikroba yang dapat memberikan manfaat untuk halaman rumah Anda.

3. Setelah proses penaburan gula selesai, siram halaman Anda sekali lagi. Pastikan jangan sampai rumput tergenang oleh air karena gula yang Anda tabur justru dapat hilang karena terbawa air.

4. Gunakan jenis siraman yang kecil saat menyiram rumput halaman Anda. Yang terpenting adalah Anda melembabkan kembali daun rumput dan gula yang Anda taburkan dapat meresap ke tanah dan diserap oleh akar-akar rumput.

5. Ulangi proses ini paling sedikit dua kali. Rumput teki ladang mungkin tidak akan benar-benar mati pada proses penaburan gula yang pertama, namun dengan melakukan beberapa kali lagi proses penaburan gula seluruh rumput teki ladang yang ada dapat dibasmi dengan baik.

Terima kasih dan selamat mencoba.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Emeralda Firdausa Wijaya

Graphic Designer - Young Farmer

Leave a Reply

Your email address will not be published.