Ini Cara agar Bouquet Bunga Spesial Terjaga Kesegarannya

Bouquet / Pixabay

Tidak hanya sayur dan buah, budidaya bunga juga mempunyai peluang tinggi di kalangan masyarakat luas. Bunga mempunyai sejuta fungsi yang salah satunya adalah dibuat menjadi boquet. Saat ini, usaha florist cukup digemari dan penjualannya dapat dilakukan secara online. Pengemasan dan rangkaian bunga ditata secara kreatif. Harganya pun bervariatif. Tidak jarang bunga – bunga ini menghiasi momen – momen penting keseharian, misalkan ulang tahun, anniversary, sidang pendadaran atau ketika wisuda. Tidak sedikit pula yang dibuat baper karena diberi bunga. Merasa spesial bukan? Bisa melakukan hal berikut agar bunga “spesial” yang dibuat dapat bertahan lama.

  1. Pastikan ujung tangkai ditutup

Pada bagian ujung tangkai, sebaiknya dikemas dengan cara ditutup kapas atau floral foam yang dibasahi air, kemudian dibungkus dengan alumunium foil. Perlakuan pasca panen ini bermanfaat untuk menjaga kesegaran bunga dan meminimalisir bakteri-bakteri penyabab busuk pada tangkai.

  1. Kenali jenis bunga

Bunga mawar, krisan, sedap malam, peacock, babybreath, garbera, merupakan beberapa jenis bunga favorit untuk pemberian. Sebaiknya kenali morfologi bunga bagian tangkainya. Tangkai bunga yang berkayu seperti bunga mawar, melati, krisan, asparaga akan lebih tahan lama jika dibandingkan bunga dengan tangkai sukulen seperti sedap malam, gladiola.

 

Babybreath / Pinterest

 

  1. Potong ujung tangkai dan dicelupkan ke wadah yang diberi larutan perendam

Penutup ujung tangkai dibuka, kemudian tangkai dipotong miring agar permukaan ujung tangkai menjadi luas. Permukaan yang luas akan memudahkan peyerapan larutan perendam. Gunakan gunting yang tajam agar tidak merusak pembuluh pada tangkai, hilangkan daun atau bunga yang layu. Setelah itu, celupkan bunga ke larutan perendam. Pastikan kebersihan wadah / vas yang akan digunakan.

Penelitan Sumarni dan Amiarsi mengenai Komposisi Terbaik Untuk Larutan Perendam Bunga Potong Alpina memaparkan ada dua jenis larutan yang digunakan untuk menjaga kesegaran bunga potong yaitu larutan pulsing dan larutan holding. Larutan pulsing adalah larutan perendam yang diberikan setelah bunga dipanen dengan konsentrasi larutan lebih tinggi, sedangkan larutan holding adalah larutan perendam saat pemajangan dengan konsentrasi larutan yang lebih rendah. Umumnya mengandung gula, pengasam dan germisida (antimikroba).

Berdasarkan penelitian Handriatni tentang Upaya Mempertahankan Kesegaran Beberapa Jenis Bunga Potong dengan Pemberian Bahan Pengawet, larutan holding bahan pengawet pemutih / bayclin dengan konsentrasi 2 cc / 1 liter air lebih tahan lama kesegarannya. Selain bahan pemutih, larutan holding dapat digunakan dari gula pasir sebanyak 50 gram/ 1 liter, cuka atau perasan lemon konsentrasi 5cc /1 liter.

Bayclin mengandung disinfektan sehingga bakteri pembusuk tidak banyak menempel pada tangkai. Gula sebagai karbohidrat dibutuhkan untuk diubah menjadi energi pada proses respirasi. Lemon mengandung asam sitrat yang berfungsi meningkatkan efektivitas penyerapan larutan.

  1. Hindari paparan sinar matahari secara langsung

Simpan dalam ruangan dengan suhu normal. Hindari paparan matahari secara langsung karena bunga akan cepat kering dan layu. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat kuntum bunga cepat mekar dan suhu yang dingin akan memperlambat perkembangan serta mempertahankan rangkaian bunga.

  1. Hindari pemberian air pada bunga

Pemberian air dengan cara disemprotkan pada bunga hanya akan membuat bunga cepat layu dan busuk. Sebaiknya, ganti larutan holding secara berkala (minimal satu hari satu kali) dan cek  bagian bawah tangkai. Potong kembali ujung tangkai untuk menjaga kesegaran bunga. Hilangkan bagian daun atau kuntum yang layu untuk menjaga estetika rangkaian bunga.

Bisa bertahan berapa lama sih, setelah diberi larutan holding?

Menurut penelitian Prabawati tentang Menjaga Bunga Potong agar Tetap Segar, pemberian larutan holding gula pasir 20-60 g dilarutkan menjadi satu liter air, ditambahkan asam sitrat dan natrium benzoate 300 ppm atau perak nitrat 50 ppm dapat menambah umur bunga  sedap malam selama 4 hari, sedangkan untuk mawar selama 8 hari dan krisan antara 7 hingga 14 hari. Sehingga dapat disimpulkan, pemberian larutan holding yang terdiri dari karbohidrat, pengasam dan antimikroba dapat menjaga kesegaran bunga sehingga berpotensi menambah umur simpan bunga. Selamat mencoba.