Jenis Tanaman yang Cocok Ditanam di Pekarangan

Pemanfaatan pekarangan / linternaute.fr

Pekarangan merupakan sebidang tanah yang berada di sekitar rumah tinggal. Terdapat berbagai cara dapat dilakukan untuk memanfaatkan pekarangan, salah satunya adalah untuk kegiatan budidaya tanaman. Bagi rumah yang berada di perkotaan, pekarang ini bisa menjadi tempat untuk melakukan kegiatan urban farming.

[Baca juga: Berbagai Cara Pemanfaatan Pekarangan dengan Mudah]

Kegiatan budidaya tanaman di pekarangan merupakan kegiatan yang sangat disarankan. Hal ini karena memiliki berbagai manfaat, di antaranya mampu menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan keluarga, menambah estetika, dan menambah rasa kepedulian terhadap lingkungan. Berikut adalah jenis tanaman yang cocok ditanam di pekarangan.

Tanaman Sayur

Tanaman jenis sayur bisa menjadi prioritas Anda untuk dibudidayakan di pekarangan. Selain hasilnya bisa digunakan untuk bahan pangan keluarga, juga bisa dijual jika jumlah hasil panen berlimpah. Anda bisa memilih jenis sayur yang memiliki nilai jual yang tinggi atau yang sulit ditemui di pasar. Bagi Anda yang gemar berkebun, kegiatan budidaya ini bisa menjadi peluang yang menjanjikan dan menguntungkan.

Contoh tanaman sayur yang cocok ditanam atau dibudidayakan di pekarangan adalah sawi, selada, buncis, pare, terong, bayam, bawang daun, dan kangkung. Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan, terutama iklim atau cuaca. Perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman sayur ini adalah membutuhkan perawatan yang cukup intensif, tetapi juga memiliki kelebihan karena memiliki umur sampai panen yang relatif pendek.

Tanaman Buah

Tanaman buah juga bisa menjadi pilihan Anda untuk dibudidayakan di pekarangan. Buah yang dihasilkan dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual. Budidaya tanaman buah relatif lebih mudah dibanding tanaman sayur, tetapi akan memakan waktu lebih lama agar bisa dipanen. Tanaman buah cocok ditanam di pekarangan yang memiliki luas lahan yang cukup karena cenderung membutuhkan ruang tumbuh.

Contoh tanaman buah yang cocok ditanam di pekarangan adalah tomat, stroberi, jeruk, pepaya, semangka, melon, anggur, jambu air, pisang, dan kelengkeng. Tanaman buah cenderung mampu tumbuh pada musim hujan maupun kemarau. Hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya adalah melakukan pemupukan yang tepat dan teratur agar tanaman cepat berbuah lebat.

Tanaman Obat

Tanaman obat yang dibudidayakan di pekarangan juga sering disebut dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Tanaman obat merupakan tanaman yang mampu memberi manfaat sebagai obat-obatan herbal atau khasiat tertentu untuk masalah kesehatan ringan. Dengan budidaya tanaman obat ini, Anda akan mengurangi pengeluaran untuk membeli obat dan menjadi tidak ketergantungan dengan obat-obatan di mana obat cenderung memiliki efek samping.

Contoh tanaman obat yang cocok dibudidayakan di pekarangan adalah lidah buaya, kumis kucing, kemangi, cocor bebek, dan pandan wangi. Namun, Anda juga bisa memilih tanaman obat lain yang mungkin lebih dibutuhkan oleh keluarga.

Tanaman Hias

Tanaman hias sangat cocok dibudidayakan di pekarangan bagi Anda yang menyukai nilai estetika yang lebih untuk lingkungan rumah. Terdapat beragam jenis tanaman hias, mulai tanaman hias buah, bunga, dan daun. Tanaman hias biasanya ditanam dalam pot dan membutuhkan perawatan yang intensif. Setiap tanaman hias memiliki kriteria tertentu sehingga Anda harus memahaminya terlebih dahulu sebelum menanam agar mampu menghasilkan nilai estetika yang bagus.

Contoh tanaman hias yang cocok dibudidayakan di pekarangan adalah kaktus, palem, bunga kertas, kamboja, cemara, lidah mertua, euphorbia, dan lili paris. Tanaman tersebut cenderung mudah dibudidayakan dan tahan dalam kondisi panas. Namun, Anda juga bisa memilih jenis tanaman hias lain yang lebih disukai dengan catatan sudah memahami cara pemeliharaannya.