KALEIDOSKOP PERTANIAN 2018: Terima Kasih Sobat Indie

Tahun 2018 sudah hampir selesai dan segera saja kita memasuki tahun 2019. Dalam satu tahun terakhir berbagai kejadian tentang pertanian meramaikan perbincangan di masyarakat, mulai dari petani biasa hingga presiden Indonesia. Apakah anda ingat peristiwa apa saja yang ramai dibicarakan? Ataukah anda telah melewatkannya? Mari kita sama-sama mengingatnya kembali!

Tujuh Topik Terhangat Pertanian 2018

Infografis Kaleidoskop Pertanian 2018

1. Keyword “Pertanian” paling dicari di google pada tahun 2018 berhubungan dengan CPNS Kementerian Pertanian. Total peserta CPNS Kementan sebanyak 80.308 memperebutkan 835 lowongan. Jumlah tersebut belum termasuk yang ada di daerah.

2. Kedepannya petani Kalimantan Barat tidak lagi hanya bekerja keras menghasilkan bahan baku pangan. Tetapi mereka juga bisa memiliki dan menguasai industri pangan. Hal ini akan memotong jalur distribusi, meniadakan praktek tengkulak, dan yang terpenting nilai tambah harus kembali ke petani sehingga daya beli dan pendapatan petani meningkat.

3. Situasi panas terjadi saat Bulog berencana menyewa Gudang dari institusi negara lain untuk menyimpan beras, sebab, Gudang milik Bulog tidak mampu menampung stok beras. Saat itu panen beras sedang melimpah, malah pemerintah melakukan impor beras dan Mendag berkata “Enggak tahu saya, bukan urusan kami, urusan Bulog.”  

4. Modernisasi peralatan pertanian memungkinkan untuk menggugah gairah kaum muda untuk tertarik terjun di bidang pertanian. Teknologi modern memungkinkan pekerjaan di sektor pertanian lebih mudah dikerjakan. Penerapan teknologi ini berkembang hingga penggunaan AI (Artificial Intelligence) dan IoT (Internet of Think).

[ Baca JugaKesiapan Sektor Pertanian dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0]

5. Perkembangan sektor pariwisata mendatangkan keuntungan bagi petani dengan dikembangkannya desa wisata. Desa wisata bisa dikembangkan melalui konsep partisipasi masyarakat, khususnya melalui pertanian organik. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri seiring maraknya kampanye gaya hidup sehat.

6. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman berpendapat bahwa ke depan dua raksasa tidur di Indonesia yaitu Rainfed Land (tanah tadah hujan) dan Swamp Land (lahan pasang surut) dapat dimanfaatkan dengan water management yang tepat. Potensi Rainfed Land meningkatkan IP padi lebih dari 100. Sedangkan Swamp Land yang bahkan tidak ditanami, potensinya kurang lebih 10 juta Ha.”

7. Meski sudah muncul sejak tahun lalu, kedai es kopi mulai menjamur dengan berbagai merk dan varian rasanya. Menjawab sebuah tajuk ” Indonesia salah satu penghasil kopi terbesar, tapi bukan peminum kopi terbanyak”, nampaknya trend ini memiliki sisi positifnya bagi produsen kopi Indonesia. Diperkirakan konsumsi kopi nasional meningkat dari tahun lalu hingga 7%. Belum lagi anak indie penikmat senja dengan segelas kopi dan sebait puisi, semakin meramaikan pasar kopi di Indonesia.