LEIT, Teknologi Alternatif Hindari Ancaman Lingkungan Serius

LEIT menjadi teknologi alternatif yang semakin sering dijajaki penerapannya. Penyebabnya karena perkembangan teknologi yang harus mampu memenuhi tuntutan zaman. Perubahan struktur perekonomian dunia menuntut pasar produk pertanian tidak hanya berkualitas, tapi juga bebas kandungan pestisida dan bahan kimia. Setiap usaha pertanian seharusnya mengikuti suatu protokol seperti good agricultural practices (GAP) dan sejenisnya. Hasil yang diharapkan dapat mendorong kesejahteraan dan kampanye ramah lingkungan serta menciptakan nilai tambah ekonomi bagi pengguna.

LEIT sendiri singkatan dari low external input technology. Tekonologi ini dipandang kompatibel dengan asas-asas lingkungan. Sehingga, dapat menjamin kelestarian dan keberlanjutan sumber daya alam dengan produksi tetap tinggi. Kelebihan teknologi ini adalah menggunakan bahan agro kimia secara benar, tepat waktu, tepat dosis dan tepat cara. Dengan begitu tidak menimbulkan pencemaran lingkungan baik pencemaran tanah, air dan udara. Lebih dari itu, produknya tidak mengandung racun serta aman dikonsumsi. Teknologi LEIT merupakan harapan pertanian masa depan dan akan sangat menguntungkan dari segi ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Berdasarkan penelitian Setiawati, dkk (2018) penerapan teknologi ini pada budidaya cabai dapat mengurangi penggunaan pupuk dan pestisda sintetik. Untuk lebih jelasnya mari kita simak infografis berikut!

Penerapan LIET pada budidaya cabai merah