Menanam Microgreens di Rumah

Panen microgreens / Pinterest

Trend microgreens sebagai makanan sehat dan bergizi yang tinggi menjadikan aktivitas menanam microgreens banyak dijadikan sebagai hobi dan bahkan menjadi peluang bisnis baru. Budidayanya yang mudah dipelajari, kandungan gizi, dan usia panen yang singkat adalah beberapa kelebihan dari usaha budidaya microgreens. Harga microgreens di pasaran bisa mencapai Rp. 850-2000 per gramnya. Oleh karena itu, budidaya microgreens dapat menjadi sebuah prospek bisnis yang menguntungkan.

[Baca juga : Microgreens: Sayuran Mini, Khasiat Maksi]

Menanam microgreens sangatlah praktis dan efisien baik dari segi waktu, ruang, maupun tenaga. Anda dapat menanam di dalam rumah atau ruangan yang ternaungi, baik dalam skala kecil maupun besar. Dalam artikel ini akan dipaparkan tahapan-tahapan menanam microgreens secara mandiri di rumah.

Alat dan Bahan

  • Benih microgreens (diusahakan organik dan bebas pestisida).
  • Media tanam yang steril, dapat berupa tanah, perlite, vermiculite, cocopeat, rockwool, atau media tanam campuran yang dapat dibeli di toko-toko pertanian.
  • Wadah untuk menanam microgreens, berupa kotak container khusus menanam microgreens atau dapat menggunakan baki plastic, tray, dan sejenisnya.
  • Botol sprayer.
  • Kertas label.

Langkah Kerja

  1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
  2. Apabila hendak menanam benih-benih yang berukuran besar (ryegrass, kacang hijau, bunga matahari, dll), sebaiknya direndam terlebih dahulu di dalam air hangat semalaman. Sedangkan untuk benih-benih yang berukuran kecil tidak perlu direndam.
  3. Jika Anda menggunakan wadah yang berlubang-lubang dan media tanam yang remah, permukaan wadah tersebut dialasi dulu dengan kain bersih.
  4. Isi tray dengan media tanam dengan ketinggian 2-3 cm. Semprot media tanam dengan air menggunakan botol sprayer hingga dirasa cukup lembab, kemudian ratakan media tanam di seluruh permukaan tray agar ketinggiannya sama.
  5. Sebarkan benih secara merata pada media tanam tersebut dengan memerhatikan jenis sayuran yang ditanam yang akan menentukan kepadatan microgreens nantinya. Beri label berisikan nama benih dan tanggal semai pada tray.

    Benih microgreens dengan rockwool / instagram.com/hidroponikcantik

  6. Semprotkan air pada media secara perlahan agar tidak terlalu basah/becek.
  7. Letakkan tray yang sudah ditanam benih di area sedikit cahaya matahari, jangan diletakkan langsung di bawah matahari. Untuk 2-3 hari pertama, tray semai ditutup menggunakan kain untuk mempercepat perkecambahan.
  8. Semprot media dan benih pada wadah secara teratur 2-3 kali tiap hari untuk menjaga kelembapan media.
  9. Setelah 2-3 hari, kain dapat dibuka dan semprot secara teratur agar benih dapat tumbuh baik.
    TipsAnda dapat menambahkan larutan rumput laut ke dalam botol air untuk disemprotkan ke kecambah setiap hari untuk memperkaya cita rasa dan kandungan gizi microgreens. Apabila Anda menggunakan media tanam hidroponik, larutkan nutrisi khusus hidroponik atau AB mix pada air yang digunakan untuk menyemprot tanaman.

    Benih microgreens yang telah berkecambah / instagram.com/hidroponikcantik

  10. Apabila microgreens telah berkecambah penuh, semai dapat dipindahkan ke area yang terkena matahari namun tetap ternaungi dan cukup teduh.

    Microgreens yang telah tumbuh dan daunnya belum terbuka penuh / instagram.com/hidroponikcantik

  11. Rawat microgreens setiap hari dengan rutin menyemprot microgreens hingga tumbuh mencapai ketinggian 3-10 cm, tergantung jenis microgreens yang disemai.
  12. Tanaman microgreens yang terawat dengan baik dapat dipanen setelah 2-4 minggu, tergantung jenis dan lingkungan tempat tumbuh. Panen microgreens dengan menggunakan gunting yang bersih dan tajam, gunting dari pangkal dekat media tanam, kemudian microgreens dapat ditampung pada wadah yang bersih.

    Microgreens yang siap dipanen pada hari ke-10 / instagram.com/hidroponikcantik

  13. Hasil panen kemudian dicuci menggunakan air bersih dan ditiriskan. Microgreens siap dikonsumsi maupun diolah menjadi makanan.
Panen microgreens / Pinterest

Kelemahan dalam melakukan menanam microgreens adalah hasilnya hanya dapat dipanen sekali dan tidak dapat tumbuh kembali. Apabila ingin menanam kembali, maka media tanam harus diganti dan mengulangi langkah-langkah penanaman hingga panen. Anda dapat berkreasi menanam jenis sayuran yang berbeda dalam satu wadah tanam agar mendapatkan hasil yang bervariasi. Selamat mencoba!