Mengenal Jenis Tanaman Hias Air untuk Mempercantik Kolam

Teratai / Pexels

Tanaman hias air atau yang juga disebut tanaman hidrofit merupakan tanaman yang mampu menyesuaikan diri dengan habitat perairan, dengan kondisi terbenam atau terbenam sebagian. Tanaman hias air ini sering digunakan sebagai penghias kolam yang ada di lingkungan rumah. Selain itu, tanaman hias air juga bisa berfungsi sebagai pembersih, penyuplai oksigen, dan mencegah timbulnya alga. Pada kolam budidaya ikan, tanaman hias air juga akan berfungsi sebagai tempat bermain ikan dan penyedia makanan alami.

Teratai

Teratai / Pexels

Teratai adalah jenis tanaman hias air yang paling populer di masyarakat. Hal ini karena bentuk tanaman dan warna bunganya sangat menarik. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang lebar dan tipis serta melingkar dan ada sobekan di tepinya. Untuk mendukung agar mampu hidup di permukaan air dan tidak tenggelam, tanaman ini juga memiliki bentuk daun yang tipis dan juga lebar.

[Baca juga: Tanaman Hias yang Mampu Membersihkan Udara di Rumah]

Fungsi bentuk daun teratai juga untuk terus menguapkan air sehingga sel-sel tanaman tidak membusuk karena terlalu banyak kandungan air. Kelebihan teratai ini adalah memiliki akar tanaman yang panjang dan bisa mencapai dasar perairan sehingga posisinya tidak mudah berpindah karena arus atau angin. Bunga teratai yang mekar akan memiliki harum yang khas.

Lotus

Lotus / plus.google.com

Lotus menjadi salah satu tanaman hias air yang cukup digemari karena memiliki bunga yang warnanya beragam sehingga akan terlihat indah. Bunga ini juga sering disebut dengan bunga seroja. Tanaman lotus ini sekilas memang mirip dengan tanaman teratai, namun lotus memiliki mahkota bunga yang lebih pendek dan tipis. Selain itu, lotus memiliki biji untuk proses perkembangbiakannya. Yang membuat tanaman ini menarik adalah lotus tidak hanya tumbuh di permukaan air saja, namun  bisa meninggi beberapa cm dari permukaan air. Bunga dari lotus ini juga dikenal sebagai bunga nasional Vietnam.

Eceng Gondok

Eceng Gondok / manfaatecenggondok.blogspot.com

Tanaman satu ini mungkin sering anda temui di sungai atau danau. Tanaman eceng gondok ini juga sering dianggap sebagai gulma perairan karena pertumbuhan populasinya yang kurang terkendali. Namun sebenarnya tanaman ini juga bisa sebagai tanaman hias jika dilakukan pemeliharaan dan juga mampu berperan dalam mengurangi polutan logam berat.  Tanaman ini juga memiliki kelebihan dalam hal bunganya yang terlihat indah.

Melati Air

Melati air / Wikipedia

Melati air berbeda dengan bunga melati biasa, melati air memiliki ukuran kelopak bunga yang lebih lebar. Bentuk daun tanaman ini cukup kaku dan memiliki bulu yang kasar di permukaan atas dan bawahnya. Tanaman ini mudah dalam perawatannya dan akan rajin berbunga. Tanaman ini jika ditumbuhkan di media tanah dalam pot akan menyebabkan bagian dasar pot sedikit berlumpur. Namun keindahan tanaman hias satu ini memang sudah tidak diragukan lagi.

Apu-Apu

Apu-apu / Kebuntani.com

Tanaman hias air jenis ini memang tidak memiliki bunga, namun bentuk daun yang berlapis dan berwarna hijau cerah akan mampu memperindah kolam yang dimiliki. Dengan permukaan daun yang berbulu halus dan akarnya yang menjuntai dan menggantung di dalam air ini, tanaman ini akan memiliki satu populasi yang terdiri dari banyak tanaman dalam satu lingkungan air. Usahakan tanaman ini jangan sampai terkena senar matahari secara langsung, karena akan menyebabkan tanaman mudah layu.

Bambu Air

Bambu air / taman-habiban.blogspot.com

Tanaman hias air satu ini biasanya sering dijadikan sebagai hiasan punuk memperindah sekeliling kolam. Tanaman ini mirip seperti bambu namun ukurannya jauh lebih kecil. Bentuknya yang memanjang bisa menjadi tanaman hias yang simpel namun tetap memiliki estetika jika ditanam dalam jumlah populasi yang banyak dan ditata. Tanaman ini biasa juga ditanam dalam pot yang berisi media tanam lumpur atau mengandung banyak air.