Mengetahui Manfaat Naungan untuk Tanaman Budidaya

Pekebunan dengan tanaman naungan / goodroastecofee

Tanaman naungan pada umumnya merupakan tanaman lain yang sengaja ditanam di areal pertanaman yang berfungsi untuk melindungi tanaman budidaya dari paparan sinar matahari secara penuh. Biasanya tanaman naungan ditanam di perkebunan untuk mengatur penyinaran matahari yang tidak teratur dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman dan pola pembungaan tidak teratur serta tanaman terlalu cepat berbuah, tetapi produksinya sedikit dan cepat menurun.

[Baca juga: Kelapa Sawit, Komoditas Perkebunan Andalan Indonesia]

Tanaman yang digunakan sebagai tanaman naungan tidak boleh sembarangan, harus memenuhi syarat tertentu. Tanaman naungan akan memberikan dampak postif maupun negatif. Namun tanaman naungan tetap dibutuhkan karena akan lebih banyak memberikan manfaat. Berikut adalah beberapa manfaat utama adanya naungan di areal penanaman.

Menaungi

Tanaman naungan akan meredam suhu maksimum dan suhu minimum yang dapat merusak tanaman budidaya, terutama pada musim kemarau yang suhunya akan sangat panas. Tanaman naungan akan memainkan peranan penting dalam menciptakan iklim mikro yang lembab di areal pertanaman. Selain itu, di beberapa jenis tanaman memang tidak membutuhkan paparan sinar matahari secara penuh sehingga dengan adanya tanaman naungan dapat mengurangi intensitasnya, yang diatur sesuai kebutuhan.

Pemecah Angin

Berfungsi sebagai pemecah angin karena tanaman budidaya, seperti kakao mudah rontok daunnya jika terkena angin yang kencang, terutama daun yang muda. Untuk itu diperlukan adanya tanaman naungan agar angin yang berhembus dapat ditahan atau terkena tanaman naungan terlebih dahulu sebelum mengenai tanaman kakao.

Mencegah Erosi

Tanaman naungan juga bisa sebagai sarana konservasi lahan. Perakaran tanaman pelindung yang umumnya dalam dan kuat dapat membantu mengurangi laju erosi, khususnya pada lahan dengan topografi miring. Dengan akar yang dalam juga dapat memperbaiki struktur tanah di lahan.

Menyuburkan Tanah

Tanaman naungan dapat menyuburkan tanah karena menghasilkan bahan organik yang dapat menyuburkan tanah. Tanaman naungan akan memberikan persediaan zat-zat makanan pada permukaan tanah yang berasal dari sisa-sisa daun yang gugur atau hasil pemangkasannya. Selain itu, akar tanaman naungan bisa dipilih yang mengandung bintil akar untuk dapat menyerap unsur N dari udara sehingga bisa menyuburkan tanah.

Menambah Pendapatan

Penambahan pendapatan ini diperoleh apabila tanaman naungan yang ditanam merupakan tanaman yang memiliki nilai jual seperti pisang, kelapa, atau tanaman kayu lainnya. Selain itu, kayu yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar. Hal ini dibutuhkan misalkan pada pengolahan hasil perkebunan kopi saat proses pengeringan bijinya.

Namun harus diperhatikan juga kekurangan dari adanya tanaman naungan ini. Pertama adalah akan menimbulkan persaingan air dan hara tanaman karena bagaimanapun juga semua tanaman membutuhkannya sehingga harus diperhitungkan kebutuhannya. Kedua, tanaman naungan bisa menjadi tanaman inang hama dan inang penyakit. Oleh karena itu, perlu pemilihan jenis tanaman naungan ini dan disesuaikan dengan jenis tanaman budidaya. Ketiga, perlunya investasi modal tambahan untuk pengadaan, pemeliharaan, dan pengaturannya.