Percantik Taman Rumah dengan English Ivy sebagai Pagar Hidup

Pagar hidup English Ivy / rumahminimalis123.info

Tanaman memiliki banyak fungsi. Selain penyedia oksigen untuk makhluk hidup, bisa sebagai penaung saat panas atau hujan, sebagai bahan pangan, obat atau sebagai penambah estetika taman dan masih banyak lagi.

Tanaman yang kerap digunakan untuk keindahan taman atau sebagai penyegar di halaman rumah ialah tanaman hias. Berbagai jenis tanaman hias dapat tumbuh berdasarkan lingkungannya yang sesuai.

Tanaman hias dapat juga dimanfaatkan sebagai pembatas atau pagar. Pagar hidup ialah pagar yang menggunakan tanaman sebagai elemen utamanya. Umumnya tanaman hias yang digunakan ialah jenis tanaman semak atau shrub, jenis tanaman merambat dan tajuk kompak, batang yang kecil dengan cabang yang banyak.

Salah satu jenis tanaman pagar  yang cukup indah untuk menghiasi dinding atau pagar di rumah ialah English Ivy.

English Ivy (Hedera helix) jenis tanaman hias merambat yang dapat tumbuh di dataran rendah, pertumbuhan cepat, mudah diperbanyak dengan perbanyakan vegetatif stek batang. Tanaman ini membutuhkan media untuk merambat seperti tembok, pagar, batang pohon, teralis tau media lainnya untuk tumbuh. Selain itu, juga dapat ditumbuhkan di pot gantung dengan diameter 20 – 30 cm. Bisa juga ditumbuhkan secara vertikultur.

Dilansir dari tanamanhiasan.com, English Ivy bermanfaat sebagai pembersih udara dan mengurangi polutan dan gas-gas berbahaya seperti benzene, xylene, formaldehida, xilena, nitrogen oksida dan bahan kimia lain di udara. Meletakkan tanaman tersebut dalam rumah dapat meningkatkan kualitas udara karena menyerap partikel partikel debu.

English Ivy/bibitmurah.net

Selain dirambatkan di pagar, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai kanopi hidup juga.

kanopi/mediarooang

Selain English Ivy, berikut adalah jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai tanaman pagar hidup;

Teh-tehan (Acalypha siamensis)

Tea shrub/Pinterest

Tanaman ini sering kita lihat taman pinggir kota bukan? Dapat dipangkas menjadi bentuk yang diinginkan. Tinggi tanaman teh-tehan dapat mencapai 2,5 meter dan memiliki tangkai daun yang pendek.

Bunga soka (Ixora Javanica)

Bunga Soka/tanamanobat.net

Tanaman ini memerlukan intensitas cahaya yang tinggi. Sesuai dengan lingkungan Indonesia yang tropis. Pemeliharaannya mudah, tanaman dipangkas sesuai dengan keinginan. Tinggi tanaman dapat mencapai 120 cm. Bunganya berwarna merah atau kuning.

Ketiga tanaman tersebut dapat menjadi alternatif sebagai tanaman pagar hidup.

Selanjutnya agar tanaman pagar tumbuh baik, perhatikan hal berikut.

Tentukan desain di taman yang ingin ditanami tanaman pagar. Pastikan tata letak mencukup kebutuhan penyinaran matahari dan lingkungan tidak terlalu lembab.

Media tanam yang baik diberikan saat pengolahan lahan atau pada lubang tanam agar kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi. Campurkan pupuk kandang atau kompos dengan tanah. Jika anda tidak ingin menanam di tanah, anda dapat menanamnya di dalam pot.

Bibit terbaik dipilih dengan ciri-ciri bibit sehat, daun hijau, perakaran cukup kuat, batang vigor atau kokoh. Pastikan bibit tidak terdapat gejala penyakit. Gunakan Zat Pengatur Tumbuh eksternal atau rooting hormone untuk akar. Oles atau celupkan pada bagian bawah stek batang agar merangsang terbentuknya perakaran baru.

Pemeliharaan perlu diperhatikan. Saat pindah tanam awal, bibit perlu perawatan intensif. Penuhi kebutuhan air dan nutrisinya. Tambahkan pupuk daun agar daun lebih hijau dan pertumbuhannya baik. Lakukan pemangkasan ketika batang tumbuh terlalu tinggi atau terdapat percabangan yang tidak sehat.

Dengan menggunakan tanaman sebagai pagar hidup, anda turut berpartisipasi dalam menyediakan lahan terbuka hijau di perkotaan. Tanaman pagar hidup dinilai lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

Manfaat lainnya rumah terkesan lebih lapang dan segar serta lebih asri, apalagi jika taman dipadukan dengan berbagai jenis tanaman hias lainnya. Yuk dicoba!