Potensi Alam yang Menjadi Keunggulan Pertanian Indonesia

Indonesia sudah dikenal dunia dengan kekayaan alamnya yang melimpah. Indonesia adalah negeri agraris yang berkembang karena sektor pertaniannya. Sektor pertanian menjadi sektor yang paling berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut tidak lain karena memang potensi alam yang cukup menjanjikan terutama untuk mendukung pertanian itu sendiri.

[Baca juga: Kondisi Pertanian Indonesia, Apakah Bisa Maju?]

Potensi alam Indonesia untuk pertanian memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Tergantung bagaimana potensi tersebut digali dan dimanfaatkan seoptimal mungkin. Dunia pertanian memang tidak bisa lepas dari pengaruh alam walaupun perkembangan teknologi sudah membuat pertanian tidak lagi bergantung hanya dengan alam. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa potensi alam Indonesia yang dapat mendukung perkembangan pertaniannya.

Iklim Tropis

Indonesia adalah negara yang berada di kawasan strategis, yaitu berada di sekitar garis khatulistiwa bumi. Indonesia memiliki iklim tropis yang menjadi keunggulan untuk sektor pertaniannya. Pertama, dengan iklim ini Indonesia hanya memiliki dua musim, yaitu musim penghujan dan kemarau. Kondisi musim ini sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman, tinggal bagaimana para pelaku budidaya menentukan waktu penanamannya. Kedua adalah wilayah Indonesia akan mendapat penyinaran matahari secara penuh sepanjang tahun dan hal ini tentu sangat mendukung proses budidaya tanaman.

Iklim tropis juga sangat mendukung komoditas pangan strategis Indonesia, seperti padi, jagung, ubi kayu, dan kedelai yang mampu tumbuh optimal. Selain itu, komoditas pertanian tropika lain juga dapat berkembang baik di Indonesia dengan mudah, seperti buah-buahan, sayuran, dan rempah-rempah.

Keanekaragaman Hayati

Tingginya keanekaragaman hayati Indonesia dapat dilihat dari banyaknya jenis plasma nutfah yang ada. Karena melimpahnya plasma nutfahnya, Indonesia dapat disebut dengan negara mega biodiversity. Plasma nutfah dapat diartikan sebagai substansi pembawa sifat keturunan dan ini sangat berharga untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keanekaragaman hayati laut Indonesia bahkan menduduki posisi satu dunia, sedangkan keanekaragaman hayati daratnya masih menduduki posisi dua setelah negara Brasil.

Keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia dapat dilihat dari beragamnya jenis komoditas pertaniannya, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, sampai peternakan. Selain itu, keanekaragaman jenis tanah Indonesia juga memungkinkan dibudidayakannya aneka jenis tanaman sebagai sumber pangan dan pendapatan masyarakatnya.

Kondisi Lahan

Dapat dikatakan sebagian besar tanah di Indonesia adalah tanah yang subur. Kondisi ini menjadikan potensi ketersediaan lahan untuk pertanian sangatlah besar. Potensi ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Penggunaan lahan sawah maupun ladang sudah sangat biasa, namun jika diperhatikan lebih terdapat potensi jenis lahan lain yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Misalnya, adalah pemanfaatan lahan kering yang kini sudah dapat dimanfaatkan untuk budidaya padi dengan metode LARGO SUPER. Jenis lahan karst yang selama ini mungkin kurang diperhatikan ternyata juga sangat berpotensi untuk kegiatan budidaya, walaupun hanya jenis tanaman tertentu yang mampu tumbuh optimal. Selain itu, lahan bekas tambang pun juga mampu dimanfaatkan lagi untuk kegiatan budidaya tanaman dengan perlakuan tertentu menggunakan olahan sabut kelapa.

Selain uraian di atas, tentu Indonesia masih memiliki banyak keunggulan lain untuk mendukung pembangunan pertaniannya. Dengan mengetahui keunggulan ini tentu diharapkan kita semua mampu memanfaatkan potensi yang ada seoptimal mungkin. Namun, dengan catatan harus menjaga ekosistem yang ada demi keberlanjutan potensi tersebut. Pertanian Indonesia merupakan sektor yang tidak dapat digantikan dan harus terus dikembangkan.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Arinda Dwi Yonida

Editor - Mahasiswa Agribisnis UGM - arinda@farming.id.