Produksi Olahan Ikan dengan Konsep Zero Waste

Ikan untuk diolah / Pixabay

Permintaan ikan yang semakin meningkat membuat industri perikanan menciptakan produk baru dengan inovasi – inovasi modern sesuai dengan permintaan konsumen. Hal ini membuat limbah – limbah produksi yang dihasilkan apabila tidak diolah dengan baik akan menjadi sumber pencemaran. Dan kini diketahui bahwa ternyata produk ikan merupakan salah satu produk zero waste sehingga seluruh bagian ikan dapat dimanfaatkan menjadi produk baru yang bernilai jual di pangsa pasar. Hal ini membuat potensi industri perikanan semakin berkembang.

[Baca juga : Fakta Produksi dan Kebutuhan Garam Nasional]

Pengolahan produksi industri saat ini banyak menerapkan konsep zero waste melalui optimalisasi pemanfaatan limbah menjadi bahan baku pada pengembangan produk baru. Pada kenyataannya di dunia industri meniadakan limbah secara absolut atau 100% adalah sulit dan membutuhkan biaya cukup besar. Dinyatakan juga bahwa alternatif penanganan limbah yang memungkinkan adalah melalui penerapan pengolahan konsep zero waste yang merupakan aktivitas meniadakan limbah dari suatu proses produksi dengan cara pengelolaan proses produksi yang terintegrasi dengan minimisasi, segregasi, dan pengolahan limbah. Konsep zero waste dapat diterapkan pada produksi industri perikanan dalam skala besar maupun skala kecil.

Potensi Produk dari Ikan

Pada industri olahan ikan, seluruh bagian ikan dapat dimanfaatkan menjadi produk baru, produk – produk tersebut akan dipaparkan pada penjelasan dibawah ini.

  1. Daging

Daging ikan dapat diolah menjadi produk abon, dendeng, ikan asap, ikan beku, pindang, ikan kaleng, ikan asin, kerupuk ikan, mie ikan, empek – empek, produk camilan, produk fermentasi (kecap, terasi, dll), dan produk value added ikan yang lainnya (seperti surimi, kamabako, dll).

  1. Kulit

Kulit ikan dapat dimanfaatkan menjadi bahan untuk kerajinan kulit, gelatin dan kerupuk kulit yang memiliki nilai jual di pasaran

  1. Tulang kepala dan sirip

Kedua bagian ini dapat digunakan menjadi bahan olahan gelatin, tepung dan bahan – bahan makanan camilan.

  1. Jeroan

Bagian ikan yang ini dapat diolah menjadi silase (pakan ternak), kecap ikan, kerupuk ataupun tepung.

  1. Gonad

Bagian gonad ikan dapat dimanfaatkan sebagai ekstrak obat.

  1. Lendir ikan

Lendir ikan dapat dimanfaatkan sebagai obat luka atau kanker seperti jenis ikan gabus yang sudah dilakukan penelitian.

  1. Air cucian dan rebusan ikan

Air cucian ikan dapat digunakan sebagai bahan campuran untuk pembuatan petis atau pakan untuk ternak.

Misalnya pada industri pembuatan abon ikan bandeng yang mana dihasilkan limbah yang berupa limbah cair dan limbah padat. Limbah cair meliputi air hasil pencucian ikan pada tahap penyiangan ikan, air pengukusan pada tahap perebusan daging ikan bandeng dan air perasan yang dihasilkan dari proses pemerasan daging. Sedangkan limbah padat yang dihasilkan antara lain insang dan isi perut ikan yang dihasilkan pada tahap penyiangan, sedangkan limbah padat berupa kepala ikan, kulit dan sirip ikan, tulang ikan dihasilkan pada tahap pengambilan daging, serta limbah penyiangan bumbu berupa kulit bawang merah dan bawang putih.

Penerapan konsep zero waste yang dilakukan yaitu pemanfaatan limbah cair berupa air pencucian dan air perebusan yang mengandung protein terlarut dapat digunakan menjadi bahan tambahan dalam membuat pakan ternak bebek berbentuk pasta dan flavor produk. Pemanfaatan limbah padat berupa tulang dan duri ikan dapat digunakan menjadi tepung tulang ikan, limbah kepala ikan dapat diolah menjadi kerupuk berkalsium, dan pemanfaatan terhadap isi perut dan insang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan silase ikan atau produk bekasang. Limbah padat berupa kulit ikan bandeng dapat diolah menjadi crispy kulit ikan.