Sembuhkan Luka Luar dengan Binahong, Tanaman Obat Berkhasiat

Aktivitas yang padat membutuhkan konsentrasi optimal, apabila tidak fokus seringkali hal-hal kecil terabaikan, sehingga resiko akan kelalaian dan kecerobohan menjadi besar. Misalkan, ketika memotong sayuran untuk dimasak, ada kemungkinan tangan akan teriris atau ketika melakukan sambung pucuk pada perbanyakan tanaman, apabila tidak fokus tangan dapat tersayat.

Pengobatan luka luar seperti, luka tersayat, memar, luka terbakar, seringkali kita atasi dengan menggunakan antiseptik kimia. Selain praktis, hasil penyembuhan dirasa lebih cepat. Tidak ada salahnya jika kita mencoba pengobatan alami dengan menggunakan daun binahong. Apa benar “daun binahong” dapat menyembuhkan luka? Yuk coba kita pelajari.

Binahong (Anredera Cordicofolia)  merupakan simplisia nabati yaitu bahan alamiah dari tanaman yang dapat dimaanfaatkan sebagai obat. Bagian daun, umbi, akar, batang dan bunga dapat berfungsi untuk penyembuhan. Ciri-ciri tanamannya menjalar, dengan tinggi dapat mencapai 10 m, batang berwarna merah, daun tunggal berwarna hijau. Memiliki  zat antimikroba pada tanaman yang terdiri dari Flavonoid, Saponin, Alkaloid, Terpenoid dan minyak atsiri.

Menurut Fitriyah dkk., pada jurnal tentang Obat Herbal Antikabteri Tanaman Binahong, Alkaloid merupakan zat tumbuhan sekunder yang terbesar, mengandung senyawa bersifat basa yang mengandung satu atau lebih atom nitrogen. Minyak atsiri merupakan senyawa volatin yang dihasilkan oleh jaringan tertentu suatu tanaman, dapat berasal dari akar, batang daun kulit, bunga, biji dan bunga.

Pada saat terjadi luka, ambil lima lembar daun binahong, haluskan. Setelah itu, tutup luka dengan daun binahong. Lakukan setelah terjadi luka. Beberapa saat kemudian luka akan mengering. Ganti daun binahong secara rutin untuk penyembuhan optimal.

Penelitian Ariani dkk., tentang khasiat daun binahong (Anredera Cordicofolia (Ten.) Steenis), menyimpulkan bahwa pembentukan jaringan granulasi yaitu jaringan fibriosa yang terbentuk dari bekuan darah pada proses penyembuhan luka lebih banyak dan pertumbuhan sel-sel kulit muda untuk menutupi luka lebih cepat jika menggunakan daun binahong.

Bagaimana cara mendapatkan daun binahong?

Daun binahong bisa didapatkan di pekarangan rumah, nursery atau tempat pembibitan, toko herbal. Bisa juga didapatkan dari hasil tanam sendiri.

Apakah sulit menanam tanaman binahong?

Dilansir dari duaunijo.com, perbanyakan tanaman binahong dapat secara vegetatif maupun generatif. Stek batang adalah cara perbanyakan yang paling mudah. Ambil batang sepanjang 10 cm hingga 15 cm pada batang cabang, bukan batang utama.

Batang diambil bersama satu daun. Kemudian siapkan media tanam yaitu tanah yang dicampur dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1 dapat menggunakan pot, polybag atau di pekarangan. Stek batang ditanam. Dalam satu polybag dapat ditanam empat batang binahong. Padatkan tanah disekitar stek.

Lakukan penyiraman secukupnya, kemudian tampatkan di lokasi yang tidak langsung terpapar sinar matahari bisa diberi naungan dengan paranet. Tanaman binahong dapat tumbuh baik pada lingkuan teduh dan agak lembab. Dilakukan pemeliharaan tanaman hingga akar menjadi kuat.

Setelah muncul tunas baru dan akar mulai kuat. Tanaman binahong dapat dipindahtanamkan ke lahan yang baru. Siapkan ajir dari bambu atau tali untuk perambatan daun binahong agar pertumbuhan optimal.

Selain sebagai penyembuh luka luar ternyata daun binahong memiliki khasiat lain, seperti mengobati darah rendah dengan mengaplikasikan 8 lembar daun kemudian di rebus dan airnya diminum setiap hari. Meredekan batuk dengan cara meminum rebusan 10 lembar daun binahong setiap hari. Disentri dapat diatasi pula dengan mengambil 10 lembar daun binahong, rebus, kemudian air rebusan diminum. Masih banyak manfaat lain dari daun binahong ini.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Ayu Ainullah Muryasani

Agronomi Universitas Gadjah Mada. Untuk sharing dan diskusi: ayumuryasani@gmail.com.

Comments are closed.