Tips Budidaya Bunga Matahari sebagai Tanaman yang Berpotensi

542
views
Budidaya bunga matahari / Pixabay

Siapa yang tidak mengenal bunga matahari. Pasti semua orang mengetahui bagaimana keindahan yang dimiliki jenis bunga satu ini. Selain keindahan, ternyata bunga matahari juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh yang terutama terkandung dalam biji bunganya. Seperti yang dibahas pada artikel sebelumnya yang berjudul Bunga Matahari, dengan Keindahan dan Manfaatnya Bisa Menjadi Usaha yang Berpotensi. Oleh karena itu kali ini akan dibahas bagaimana cara dan tips untuk membudayakan bunga matahari untuk hasil yang lebih optimal.

Pemilihan Lahan Budidaya

  • Lokasi menjadi faktor penentu budidaya bunga matahari.
  • Untuk tanaman hias bisa ditanam di pot untuk memudahkan perawatan dan bisa diletakkan dimana saja sesuai keinginan namun harus terkena sinar matahari yang cukup.
  • Untuk budidaya disarankan untuk menanam di tanah langsung atau di lahan agar mampu mencakup banyak pohon.
  • Bunga matahari mampu tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut, namun akan lebih optimal dibudidayakan di dataran tinggi dengan kelembaban tinggi dan sinar matahari yang cukup.
  • Lahan tidak perlu naungan dan harus terbuka dimana selalu terpapar sinar matahari. Karena memang bunga matahari merupakan jenis bunga yang membutuhkan sinar matahari sebagai kebutuhan pokok.
  • Usahakan lahan memiliki tanah yang gembur dan subur untuk membantu pertumbuhan bibit bunga nantinya agar mampu menghasilkan bunga yang mekar sempurna. Tambahkan pupuk kandang sebagai pupuk dasar bila diperlukan.

Bibit Bunga Matahari

  • Terdapat beragam jenis bunga matahari yang memiliki warna bunga beragam, diantaranya Sunflower Hello yang menghasilkan bunga warna kuning terang, Sunflower Pro Cut Red yang menghasilkan bunga warna merah gelap, Sunflower Red and Lemon yang menghasilkan bunga warna merah gelap di bagian tengah dan warna kuning di bagian tepi.
  • Bibit bunga bisa didapat dari toko bibit maupun dari benih yang berasal dari biji bunga matahari. Namun untuk menghasilkan tanaman yang ideal bisa membuat bibit sendiri menggunakan biji tersebut agar mampu tumbuh sesuai keinginan.
  • Biji yang baik untuk dijadikan benih berasal dari bunga pertama induk yang sudah tua dengan jenis bunga sesuai keinginan. Benih tersebut disemai di dalam pot yang bertanah gembur. Tutup setiap benih yang sudah berkecambah dengan botol air mineral bekas untuk menjaga kelembababn. Bibit akan tumbuh dan siap dipindahkan di lahan jika sudah tumbuh 15 cm sampai 20 cm.

Lubang Tanam dan Jarak Penanaman

  • Lubang tanam dibuat untuk memudahkan penanaman bibit dan membantu pertumbuhan awal bunga matahari.
  • Kedalaman lubang jangan terlalu dalam, cukup 5 cm dan lebar 10 cm karena bibit juga tidak terlalu besar ukurannya.
  • Jarak tanam antar lubang yang ideal adalah 1 meter untuk ruang tumbuh tanaman dan juga mendapatkan sinar matahari. Jika jarak tanam terlalu rapat bunga yang dihasilkan akan berukuran kecil dan tanaman bisa kerdil.

Penanaman

  • Penanaman bibit dimasukkan ke dalam lubang tanam yang usah disiapkan dan ditutup lagi dengan tanah.
  • Penanaman sebaiknya dilakukan di pagi atau sore hari untuk menghindari tanaman dehidrasi.
  • Berikan penyangga jika tanaman terlihat kurang sehat untuk membantu tumbuh tegaknya.

Pemeliharaan

  • Penyiangan, dilakukan untuk mengendalikan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman budidaya.
  • Penyiraman, dilakukan di pagi dan sore hari jika diperlukan agar tanah selalu dalam kondisi lembab.
  • Pemupukan, dilakukan jika tanaman sudah berumur sekitar 1 bulan dengan pupuk zat dengan takaran 25 gram/tanaman dan ketika sudah berumur 1,5 bulan dengan pupuk TSP dengan takaran 15 gram/tanaman.

Pada umur sekitar 3 bulan tanaman akan mulai muncul bunga. Untuk memperoleh bunga yang bagus perlu dilakukan pemotongan tunas bunga yang dianggap kurang bagus.