Tips Cara Berkebun Hemat di Rumah

Berkebun di rumah bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan juga bermanfaat untuk mengisi waktu luang Anda. Banyak cara yang bisa memanfaatkan lahan atau pekarangan di sekitar rumah untuk berkebun. Namun perlu diketahui juga bagaimana tips agar kegiatan berkebun tidak menghabiskan banyak biaya jika Anda ingin berhemat.

Hindari Tumbuhnya Rumput

Yang dimaksud rumput di sini adalah rumput yang tumbuh sebagai gulma atau tanaman yang tidak diinginkan. Rumput ini selain bisa mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya, juga akan lebih banyak menghabiskan waktu Anda untuk memangkas atau mencabutnya. Karena rumput ini dapat tumbuh di semua tempat, seperti di pot atau lahan yang kita tanami. Cara untuk menghindarinya adalah dengan menutup media tanam menggunakan kerikil ataupun seresah yang mungkin tetap bisa membuat lahan kita terlihat rapi.

Menanam Menggunakan Pot

Pot bisa menjadi salah cara untuk Anda berkebun di rumah. Pot yang dimaksud di sini bukan berarti Anda harus beli pot baru, tetapi bisa dengan menggunakan barang bekas yang mungkin bisa dijadikan tempat untuk menanam. Namun yang perlu diperhatikan adalah ukurannya yang harus sesuai degan jenis tanaman agar ruang tumbuhnya efektif sehingga tidak banyak ditumbuhi gulma. Dengan menanam menggunakan pot, Anda juga bisa meminimalisasi pemeliharaannya, seperti gulma tidak akan tumbuh banyak serta penyiraman dan pemupukannya bisa lebih efektif untuk pertumbuhan tanaman.

Hindari Tanaman yang Butuh Banyak Air

Kegiatan menyiram tanaman memang sangat mengasyikkan bagi kebanyakan orang. Namun hal ini sering tidak disadari dan membuat kegiatan berkebun Anda menjadi boros air, terutama saat musim kemarau. Dengan menanam jenis tanaman yang tidak banyak membutuhkan air atau bahkan yang tahan terhadap cuaca panas akan membuat kegiatan berkebun Anda lebih hemat.

[Baca juga: Tanaman Hias yang Mudah Ditanam dan Tahan Panas]

Hindari juga tanaman yang harus menggunakan media tanam air sebagai tempat tumbuhnya. Jika musim kemarau datang, tanaman akan lebih banyak membutuhkan air karena penguapan yang terjadi semakin besar. Maka bisa dipilih tanaman seperti kaktus atau bunga kamboja.

Hindari Jenis Tanaman Musiman

Cara ini perlu diperhatikan karena jika Anda memilih jenis tanaman yang tumbuh di musim tertentu saja, tanaman tersebut suatu saat akan mati dan Anda harus menanamnya lagi. Padahal kegiatan menanam ulang tersebut akan membutuhkan biaya dan waktu yang lama. Maka perlu dipilih jenis tanaman yang kuat dan bisa bertahan di segala musim atau paling tidak tanaman tersebut tidak membutuhkan terlalu banyak perawatan ketika cuaca berubah buruk.

Pilih Tanaman dengan Pertumbuhan Lambat

Jika kegiatan berkebun memang sekadar untuk mengisi waktu luang, maka tips ini adalah paling penting. Dengan menanam tanaman yang pertumbuhannya lambat maka Anda akan lebih sedikit waktu untuk merawat tanaman ini serta menghemat tenaga dan biaya yang dikeluarkan untuk jangka panjang. Anda tidak harus sering memangkas, menata, atau bahkan membersihkan daun yang gugur. Beberapa tanaman yang pertumbuhannya lambat adalah seperti jenis peoni dan camelia.

Menanam Tanaman Berumbi

Jenis tanaman berumbi adalah jenis tanaman yang murah dan tidak memerlukan perawatan khusus. Tingkat keberhasilan menanam pun juga tinggi. Selain itu, Anda juga bisa memanen hasilnya jika memilih tanaman umbi yang bisa dikonsumsi, seperti umbi akar ketela pohon. Namun jika Anda kurang tertarik dengan jenis umbi akar tersebut, Anda bisa menanam jenis bunga berumbi seperti daffolis atau tulip yang memiliki tampilan lebih indah.


Baca Artikel Lainnya:

Post Author: Arinda Dwi Yonida

Editor - Mahasiswa Agribisnis UGM - arinda@farming.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published.